*Dusta adalah* kabar yang tidak sesuai dengan kenyataan, dan sudah semestinya bagi setiap muslim agar menghindarinya dalam pergaulannya. Allah Ta’ala berfirman:
*…وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ*
_“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya”_ *(Al-Isra’: [17]: 36)*
*Malik menyampaikan bahwa Ibnu Mas’ud berkata:*
_“Seorang hamba yang berdusta dan terus-menerus berdusta maka akan terlukis satu titik hitam di hatinya sampai rata hatinya berwana hitam, maka dia di sisi Allah akan ditulis termasuk golongan pendusta.”_ *[HR. Malik dalam kitab Al-Muwatha]*
*Dalam masalah ini*, perlu diingat bahwa setiap orang Islam agar tidak berdusta dalam segala perkara, bahkan meskipun dengan bergurau.
*Hendaknya dicamkan dalam diri mereka sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,*
_“Tidak sempurna iman seorang hamba sampai dia meninggalkan berdusta dalam gurauan dan meninggalkan perdebatan walaupun dia dalam posisi benar.”_ *[HR. Ahmad dan Ath-Thabrani]*